Transportation

Saya (Masih) Memilih Commuter Line

December 31, 2015 / by / 2 Comments

“Kamu kan punya mobil, motor, kenapa naik KRL tiap hari?” Pertanyaan itu ternyata sudah beberapa kali saya dapatkan dari teman-teman saya. Padahal, tidak semua yang memilih naik KRL kan bukan karena tidak punya kendaraan pribadi. ­čśÇ Saya mulai akrab dengan KRL atau commuter line (commline) sejak sekitar setahun lalu. Memang awalnya terpaksa akrab karena saat itu kendaraan pribadi┬ábaru saja dijual, sehingga tidak ada pilihan lain yang lebih masuk akal┬áselain naik commuter line untuk transportasi. Kebetulan rumah & kantor masih masuk di area jalur kereta. Tapi setelah setahun berlalu dan kembali punya kendaraan pribadi, saya tetap memilih menggunakan commuter line untuk ke kantor setiap hari. Mengapa saya tetap memilih menggunakan commuter line? Rumah saya di sekitaran Bintaro-BSD. Kantor saya di Kuningan (Rasuna Said). Dari segi waktu, dengan naik commline jauh lebih cepat dibanding dengan alat transportasi umum lain. Bandingkan jika saya harus naik mobil pribadi ataupun bus feeder plus nyambung kopaja/metromini, di peak hours bisa makan waktu hingga 2-3 jam. Sedangkan dengan commline bebas macet, waktu tempuh hanya separuhnya┬á(**catatan: kalau jadwal keretanya tepat semua :D).

READ MORE

0

BB Ketinggalan di Taksi E

February 22, 2010 / by / 27 Comments

Yak BB saya kemarin hilang.. Karena kesalahan saya sendiri sih, teledor. Bagi siapa saja yang masih menyimpan PIN BB saya, silakan dihapus saja. ­čÖé Ceritanya, kemarin Minggu 21 Februari pagi (sekitar jam 8 pagi) saya pesan taksi E -yg punya mobil berwarna putih itu- untuk menjemput di Gandaria Tengah III depan Ayam Hayam Wuruk, Kebayoran Baru. Sebelum pesanan saya akhiri, saya berkata agar kalo gak dapet atau gak ada yg available, dikonfirmasi telepon ke saya. Saya selalu menekankan ini ke taksi E karena menurut pengalaman sebelumnya, kalo gak ada taksi yg available mereka gak konfirmasi! Beberapa bulan lalu saya pernah nunggu sampe hampir 1jam, dan pas saya telepon ke bagian pemesanan lagi, eh mereka bilang lagi penuh semua gak ada yang bisa jemput saya. Gggrrr…kenapa gak konfirmasi gitu lho.. ­čśí Balik lagi ke cerita Minggu kmrn, jadi ada taksi E mendekat dan berhenti di depan saya. Naiklah saya ke situ. Dan suami saya sempat nanya, “Ini yang dari telepon ya, pak?” Dan kata si sopir: IYA. Di dalam taksi, saya meletakkan handphone BB saya di tempat serbaguna (entah apa namanya) di handle pintu kanan *ok ini salah, berasa mobil sendiri*. Dan karena di jalan saya sama sekali gak mainan BB, […]

READ MORE