Fany’s Freewriting

(old blog) Now writing @ www.faniez.me

Rumah Turi, Hijau di Tengah Solo

Sebagai orang yang menjalani keseharian hidup di kota, yang tiap hari liat kendaraan bermotor dan gedung-gedung bertingkat mulu, nampaknya tinggal di rumah yang hijau, adem, dan tenang menjadi salah satu dambaan. Oleh karena itu, saat liburan ke Solo minggu lalu kami memutuskan menginap di Rumah Turi, yang menurut review beberapa orang sepertinya sungguh ‘hijau’.

Saya memesan kamar standar melalui Agoda dan mendapat rate sekitar 420ribu (sudah termasuk pajak). Tidak mahal karena lokasiย Rumah Turi ternyata terletak di tengah kota Solo,ย tepatnya di Jalan Srigading 2, sebuah jalan perumahan penduduk -bisa diakses dari Jalan Slamet Riyadi yang merupakan jalan utama di Solo- dan hanya 5 menit jalan kaki dari Solo Paragon. Tujuan wisata yang bisa dicapai dengan naik becak antara lain: Museum Batik Danar Hadi, Pasar Antik Triwindu (aka Windujenar), Kampung Batik Laweyan, juga Pura Mangkunegaran.ย Keย mana-mana dekat ya! ๐Ÿ˜€

Rumah Turi view

Saat kami datang untuk check-in, kebetulan siang menjelang sore, taman yang berada di tengah-tengahnya sedang ‘hujan’. Padahal di luar sedang tidak hujan. Ternyata hujan buatan itu memang bertujuan untuk menyiram tanaman di situ, yang konon airnya berasal dari olahan air limbah hotel tersebut yang diolah di kolam yang ditanami pohon akar wangi. Keren ya! Kamar kami sendiri ada di lantai atas (hanya 2 lantai), dengan pemandangan seperti gambar di atas. Di seberang kamar ada taman atap untuk bersantai, dengan tanaman rambatnya, tapi tetap terkesan bersih. Adem banget rasanya. ๐Ÿ™‚

Rumah Turi

Kamarnya bukan ala kamar hotel mewah, tapi bersih, nyaman dengan lantai parket kayu dan jendela yang lebar yang bisa dibuka jika ingin tidak menggunakan AC. Karena di sekelilingnya banyak pepohonan, jadi kami lebih sering mematikan AC dan membuka jendela saja, tetep masih adem! Saat sore hari, tamu hotel dapat wedang jahe dan pisang goreng anget yang langsung diantar ke kamar. Wifi-nya juga cukup bagus, tapi itu mungkin karena kami dapat kamar yang tepat di luarnya terletak repeater wifi-nya haha! ๐Ÿ˜€

Nyaman sekali buat beristirahat, tapi juga gak perlu ribet kalau mau ini-itu. Sayangnya kami hanya menginap semalam, soalnya kalo di Solo emang bingung mau ke mana dan ngapain. ๐Ÿ˜ Tapi kalau ada kesempatan ke Solo lagi, pastilah saya bakalan milih menginap di Rumah Turi ini. ๐Ÿ™‚

14 comments on “Rumah Turi, Hijau di Tengah Solo

  1. Aku juga sukAAAAAA banget sama Rumah Turi. Dulu nginep karena kok menarik banget dan ternyata emang nyenengin tempatnya.

    Deket Rumah Turi ada Wedangan yang keren banget. Aslinya rumah tua Belanda yang kemudian difungsikan jadi wedangan ๐Ÿ˜€

  2. >> Tujuan wisata yang bisa dicapai dengan naik becak antara lain: Museum Batik Danar Hadi, Pasar Antik Triwindu (aka Windujenar), Kampung Batik Laweyan, juga Pura Mangkunegaran. Ke mana-mana dekat ya!

    Wogh… nanti kalo ke Solo nginep disini aaaahhh…. XD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *