Inggil

INGGIL Museum Resto, Malang

January 01, 2012 / by / 11 Comments

Setiap melakukan perjalaan ke luar kota, biasanya saya selalu browsing dulu tempat makannya yang asik. Begitu juga saat akan ke Malang bulan lalu, meskipun sudah beberapa kali ke Malang. Salah satu yang menarik saat itu adalah rekomendasi Resto Inggil ini di beberapa blog yang saya baca. Dan secara kebetulan, Garuda inflight magazine yang saya baca di pesawat yang membawa saya ke Malang juga memberi secuplik rekomendasi tentang tempat ini. Jadilah kami ke sana untuk makan malam.

Resto Inggil ini lokasinya ada di Jl. Gajahmada, di belakang DPRD Malang, tidak terlalu jauh dari Stasiun Kota Baru. Memasuki area resto ini, suasana Jawa-nya berasa sekali. Bangunannya cukup luas, dengan arsitektur Jawa-Belanda, dan interior ala tempo doeloe. Bagian dindingnya memajang foto-foto sejarah kota Malang, wayang kulit, hingga poster-poster iklan jadoel.

Baru sampai di pintu depan, kami sudah disambut oleh pelayan dengan atribut Jawa, dan sapaan bahasa Jawa halus. Begitu juga saat pelayan tersebut memilihkan tempat, menawarkan makanan dan melayani kami, tetep pakai bahasa Jawa. :mrgreen: Di dalam ada ruangan resto yang cukup luas, dengan beberapa meja makan, dan beberapa tempat lesehan. Juga ada panggung dan ada sajian musik keroncong/Jawa (Kebetulan kami datang di akhir pekan. Entah kalau hari biasa). Oh iya, ada juga sedikit area untuk anak-anak bermain bola-lempar. :)

Menu yang ditawarkan adalah makanan-makanan tradisional, seperti Nasi jagung komplit, pecel terong, rawon buntut, hingga mendol. Mendol ini makanan khas Malang, yang terbuat dari tempe dihaluskan dan diberi bumbu2, dibentuk oval, lalu digoreng. :) Minumannya pun bermacam-macam, seperti wedang jahe, es dawet, es cendol, dsb. Harga makanannya juga tidak terlalu mahal. Menyenangkan! :D

Resto INGGIL ini katanya sih pemiliknya adalah anak salah satu walikota Malang dulu, yang memang suka koleksi barang-barang jadoel dan antik. Karena konsepnya adalah museum-resto, jadi sebenarnya kami bebas berfoto di sana-sini. Tapi karena datangnya malam, jadi kurang asik buat foto2. Lain kali kalau ke sini lagi mungkin baiknya siang.
Jadi, kalau ke Malang bakalan mampir ke sini lagi? Sepertinya begitu. :D


About the Author