Seri ‘Percakapan’.
Selama ‘bergaul’ di twitter, jadi banyak belajar hal remeh-temeh, yang akhirnya jadi bahan diskusi. :D

Istri: Mas, kalau diperhatikan…aku jadi ngerti kenapa orang-orang sukses/berhasil itu bisa sebesar itu. Aku rasa karena mereka mau menghargai orang lain. Kayak Pak Nukman atau Pak Rony TDA tuh, aku gak pernah liat omongan mereka yang merendahkan atau menjelek-jelekkan orang lain. Mengkritik kan beda dgn menjelek-jelekkan.
Suami: Iya, memang seperti itu. Orang-orang hebat itu tahu kalau mereka tidak akan bisa berhasil sendiri. Gak akan sukses tanpa orang lain.

I see..
Sementara dia-dia itu yang sebenernya jago2 dan masih muda2, suka banget skeptis terhadap sesuatu yg udah terlanjur gak mereka suka, padahal belum tentu hal tersebut buruk, pokoknya kalo gak suka ya gak suka.
Menghargai pedagang kecil, pemulung, tukang sampah, dsb? Itu udah pasti mereka lakukan, gak ragu deh! :) Tapi kadang teman mereka sendiri, rekan kerja, atau bahkan saudara/orangtua sendiri malah gak dihargai.
(oke, saya sendiri juga secara gak sadar sering melakukan hal seperti itu, maafkan saya, teman2.. :( )

Tapi Tuhan memang adil, karena itulah kesempatan baik sering datang untuk orang-orang yang bisa menghargai orang lain. Jadi jangan keburu mengeluh kalau kita lebih jago dari si A dan si B, tapi kok si A yang selalu dapat penghargaan lebih dari orang banyak, kok si B yang selalu dapat kesempatan besar, dll.
*berasa pengajian* :lol: