Archive for August, 2008

Berbagi 1000 Buku

Mon, August 11, 2008 | On: General, Sharing & Info

Berbagi pada sesama tidak harus dalam bentuk dana segar. Tidak hanya bisa menyumbang sembako. Tidak hanya menyumbang pakaian pantas pakai. Tidak hanya menyumbang masjid atau tempat ibadah.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah berbagi sesuatu yang memang kita miliki, seperti: BUKU. Dengan begitu, kita bisa membantu mereka yang membutuhkan untuk dapat membuka dunia, mendapat ilmu/pengetahuan baru.

Tidak punya buku yang bisa disumbangkan? Tidak apa-apa, kita tetap bisa membantu secara tak langsung. Salah satunya dengan menyebarkan informasi tentang Gerakan Kumpul 1000 buku ini, melalui sebuah postingan di blog seperti ini, melalui Friendster atau jaringan sosial lain, bahkan bisa juga dari mulut-ke-mulut.

Gerakan Kumpul 1000 Buku berawal dari para blogger yang nongkrong di BHI (bunderan hotel Indonesia). Kemudian muncullah ide bagaimana mengumpulkan buku-buku yang telah terbaca dan tidak diperlukan. Lahirlah “Gerakan Kumpul 1000 Buku”.

Gerakan ini juga didasari dari fakta di lapangan bahwa harga buku yang melambung, sedangkan daya beli masyarakat cukup rendah untuk belanja buku. Meskipun begitu, ada kalangan yang merupakan pecinta buku. Mereka yang termasuk kutubuku biasa menghabiskan waktu di toko buku dan belanja berbagai buku yang disuka. Akhirnya buku koleksi menjadi semakin banyak, bertumpuk dan kadang kekurangan tempat. Nah, bagi yang merasa kelebihan buku layak baca, ada baiknya menyumbangkannya kepada pihak yang membutuhkan. Gerakan Kumpul 1000 Buku ini berusaha untuk memfasilitasi permasalahan tersebut.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut atau berpartisipasi dalam gerakan ini, silakan saja meluncur ke webnya atau halaman FAQ.

23 Comments »

  

Episode Baru

Mon, August 4, 2008 | On: Love, Personal

“Ketemunya di mana?”
“Di emperan… :mrgreen:
Ya ampun, gak keren banget deh… :lol:

Saya tidak tahu apa eyang kakungnya mengira jawaban itu serius atau becanda, tapi memang begitulah kenyataannya. Tidak ada yang menyangka jika pertemuan Jumat malam komunitas BHI di salah satu emperan kawasan bunderan HI Jakarta pada 16 Mei 2008 malam itu akan mempertemukan saya dengan seseorang yang kini mengisi salah satu ruangan di hati saya.

***

Saat itu, saya bahkan tidak punya pikiran dan rasa apapun terhadapnya. Tidak pernah terpikir untuk mendekatinya, dan dia pun sama sekali tidak mendekati saya. Saya bahkan masih belum bisa melepas “kacamata kuda” saya. Sampai berminggu-minggu. Tidak ada yang spesial. Hanya percakapan-percakapan di YM, yang saya rasakan juga tidak ada unsur pedekate atau flirting-flirting atau pujian-pujian seperti yang dilakukan oleh beberapa lelaki lain. Tapi mungkin justru itu yang membuat saya nyaman ngobrol dengan dia.

Saya sendiri tidak menyadari kapan rasa itu mulai muncul. Banyak detil yang saya lupa begitu juga dia.

“…yang terjadi semua nampak begitu cepat sehingga banyak detil-detil cerita yang gw lupa. Tapi detil nggak akan berguna kalo nggak bisa menangkap gambaran besarnya,” katanya.

Hingga akhirnya saya harus ke Jakarta bulan lalu, baru saya bisa memastikan adanya rasa yang lain itu. Kepergian saya ke Jakarta saat itu sebenarnya bukan sebuah perjalanan yang benar-benar terencana, karena dalam rencana saya baru akan ke Jakarta setelah lebaran tahun ini. Tapi sepertinya Tuhan berkata lain, Read more »

88 Comments »