Kabarnya, Pak Kusir dari Ndoyokarta Hadiningrat hari ini akan pergi meninggalkan kasultanan ke Negeri Jancukarta. Tentunya kami para jelatawan dan jelatawati merasa sangat kehilangan. *ah masak sih?* :P

Yah tentunya krn kehilangan sosok nggilani bin gak tau malu itu! :P Sosok yang gak suka ke mall, tapi lebih suka jeng2 ke candi. Tapi kemarin sempat aku saranku buat jalan-jalan ke mall kalau di Jakarta nanti, secara dia bertarget untuk bisa mendapatkan mbak-mbak berblazer.

Nah buat para penghuni Jakarta, jika nanti Anda tanpa sengaja bertemu dengan sosok pria nggilani, kurus, suka bertopi, berkacamata, suka misuh2 dalam bahasa jawa, suka jepret2 sembarangan, apalagi bercelana tanggung kuning kemproh, bisa jadi itu dia. TAPI, jangan sampai lupa akan kumisnya. Tanpa kumis, itu jelas-jelas bukan Zam! Saya pernah mengalaminya saat kopdaran pertama! Mungkin dia memang sangat mengidolakan ’si pakar kita’ itu, jadi ikut-ikutan pake kumis. :cool: Atau mungkin ’si pakar’ yang ikut2an berkumis biar nyeleb kayak si Zam? :cool:

Zam, semoga dirimu tahan akan segala godaan Jakarta, yang nantinya bisa jadi tempat menimbun dosa itu.. (Ah itu kan kamu, Fan!). I hate to say good bye, so see you later…. ;)

Berbagai posting terkait ada di cahandong.org . :D