BB Ketinggalan di Taksi E

Mon, February 22, 2010 | On: Personal

Yak BB saya kemarin hilang.. Karena kesalahan saya sendiri sih, teledor. Bagi siapa saja yang masih menyimpan PIN BB saya, silakan dihapus saja. :)

Ceritanya, kemarin Minggu 21 Februari pagi (sekitar jam 8 pagi) saya pesan taksi E -yg punya mobil berwarna putih itu- untuk menjemput di Gandaria Tengah III depan Ayam Hayam Wuruk, Kebayoran Baru. Sebelum pesanan saya akhiri, saya berkata agar kalo gak dapet atau gak ada yg available, dikonfirmasi telepon ke saya. Saya selalu menekankan ini ke taksi E karena menurut pengalaman sebelumnya, kalo gak ada taksi yg available mereka gak konfirmasi! Beberapa bulan lalu saya pernah nunggu sampe hampir 1jam, dan pas saya telepon ke bagian pemesanan lagi, eh mereka bilang lagi penuh semua gak ada yang bisa jemput saya. Gggrrr…kenapa gak konfirmasi gitu lho.. :mad:

Balik lagi ke cerita Minggu kmrn, jadi ada taksi E mendekat dan berhenti di depan saya. Naiklah saya ke situ. Dan suami saya sempat nanya, “Ini yang dari telepon ya, pak?” Dan kata si sopir: IYA. Di dalam taksi, saya meletakkan handphone BB saya di tempat serbaguna (entah apa namanya) di handle pintu kanan *ok ini salah, berasa mobil sendiri*. Dan karena di jalan saya sama sekali gak mainan BB, saya malah jadi lupa kalo naroh di situ, lalu ketinggalan saat kami turun. OK di sini salah saya. :)

Kira2 10 menit kemudian saya baru ingat dan langsung menelpon ke CSnya, lalu diproses, dan mbak CS memberi data taksi yang saya naiki tadi. Saya juga coba telpon HP saya sendiri, dan setengah jam pertama masih bunyi berkali-kali. Saya pun positive thinking aja, mgkn disimpenin dulu sama sopirnya. Tapi setelah itu saya telp lagi udah gak nyambung. -_-

Setelah telpon2an sampe pulsa suami saya habis, masih belum ada progress. Kata CSnya, sudah dibroadcast via radio taksi juga belum ada yang merespon. DAN tengah hari setelah saya berhenti ngejar via CS-nya, baru dikasitau kalau TERNYATA taksi yang saya pesan tadi bukan yang itu, tidak ada taksi pesanan yang menjemput saya! Dan mereka gak konfirmasi sama sekali.. Dan gara-gara itu barang saya yang ketinggalan gak bisa dilacak ketinggalan di taksi no berapa, nama sopirnya siapa… (saya juga gak inget, maklum gak suka mikir macem-macem).

Ya sudahlah.. Dari awal tidak ada niat baik dari sopirnya, saat ditanya apakah itu taksi pesanan by phone dia jawab iya (padahal harusnya bukan). Dari CS taksi E juga gak konfirmasi tentang status pesanan taksi saya. Jadi sekarang pasrah aja, mengumpulkan sisa-sisa rejeki untuk beli yang baru.. :D

Mungkin ini peringatan buat saya agar lebih berhati-hati, dan lebih banyak berbagi (mungkin kemaren karena kurang berbagi). :| Dan yang hilang kan barang yang bisa dibeli lagi, bukan hal besar, bukan something priceless seperti teman dan keluarga. ;)

21 Comments »

  

Workshop Ngeblog @ SMP 12 Pondok Aren

Tue, February 16, 2010 | On: General, Sharing & Info

Sebenarnya ini acara udah lama :D Jumat, 5 Februari 2010 lalu, saya dan Nonadita berkesempatan memberi pelatihan ngeblog untuk adik-adik di SMP 12 Pondok Aren (SMP ini dulu namanya SMP 2, lalu ganti jadi SMP 12). :D

Acaranya sih sama dengan acara workshop ngeblog pada umumnya, pengenalan blog baru dilanjutkan membuat blog bersama. Menyenangkan, karena koneksinya lancar. Selain itu, meski sekolahnya sederhana, tapi anak2nya bersemangat sekali, dan cepet ngerti. :D Liputan selengkapnya: @ Dagdigdug.com.

SMP 12 ini punya guru TIK yang cukup berdedikasi lho, namanya Pak Agus. Beliau ini pengen murid-muridnya mengenal Linux juga. Dan sekarang Pak Agus ini lagi butuh teman-teman (sukarelawan) kalo ada yang mau berbagi ttg Linux, untuk ngajar workshop di SMP 12 itu. Diutamakan yg ngerti ttg Linux for Education (Edubuntu?). Anyone? :) Read more »

14 Comments »

  

Percakapan (1)

Mon, January 18, 2010 | On: Personal

Seri ‘Percakapan’.
Selama ‘bergaul’ di twitter, jadi banyak belajar hal remeh-temeh, yang akhirnya jadi bahan diskusi. :D

Istri: Mas, kalau diperhatikan…aku jadi ngerti kenapa orang-orang sukses/berhasil itu bisa sebesar itu. Aku rasa karena mereka mau menghargai orang lain. Kayak Pak Nukman atau Pak Rony TDA tuh, aku gak pernah liat omongan mereka yang merendahkan atau menjelek-jelekkan orang lain. Mengkritik kan beda dgn menjelek-jelekkan.
Suami: Iya, memang seperti itu. Orang-orang hebat itu tahu kalau mereka tidak akan bisa berhasil sendiri. Gak akan sukses tanpa orang lain.

I see..
Sementara dia-dia itu yang sebenernya jago2 dan masih muda2, suka banget skeptis terhadap sesuatu yg udah terlanjur gak mereka suka, padahal belum tentu hal tersebut buruk, pokoknya kalo gak suka ya gak suka. Read more »

19 Comments »

  

2010, Mulai Belajar Investasi

Thu, January 7, 2010 | On: Belajar Ekonomi, General

Investasi. Hmm sepertinya kata yg cukup berat bagi yang berpenghasilan pas-pasan ya.. Sepertinya sulit dan beresiko tinggi. Yang hampir tanpa resiko ya menabung (di bank), adalah cara teraman untuk menyimpan uang, tapi itu bukan investasi. Bunga bank/deposito berapa sih? Inflasi/kenaikan harga barang berapa tingginya? Gak sebanding, kan?!
Kalo di ilmu ekonomi, ada istilah High risk – High gain! Semakin tinggi keuntungannya, semakin tinggi juga resikonya.

Kita gak akan tau sulit/tidaknya, juga gak akan merasakan keuntungan, kalau gak mencoba. Oleh karena itulah, sejak akhir tahun kemarin, kami mulai belajar investasi. Yay! :mrgreen: Dimulai dari yang termudah dulu, beli beberapa cuil emas batangan dari LM (LogamMulia.com). LM ini adalah anak perusahaan ANTAM yang memproduksi emas murni 99.99%. Selain di jual di kantornya di Pulogadung, juga dijual di toko-toko emas yang besar. Sebutannya emas LM (ada emas murni jenis lain jg kalo gak salah). Kalo beli emas LM, masing-masing ada sertifikat keasliannya.

Gambar emas LM yang dibeli sebagai mahar buat saya dulu (disandingkan dgn uang 500 rupiah): Read more »

27 Comments »